Keirou no hi

AJ JonathanKotoba no HiLeave a Comment

Hai minna! Kali ini Aki no Sora akan bercerita tentang hari spesial yang selalu dirayakan oleh orang Jepang, sampai-sampai dijadikan hari libur loh. Mau tau apa itu keirou no hi? Mari kita simak!

Sebenarnya, keirou no hi ini dirayakan pada suatu daerah di prefektur Hyogo oleh lurahnya

yang ingin membuat hari peringatan untuk orang tua serta diterapkan untuk kehidupan yang lebih bermoral yang disebut toshiyori no hi(hari lansia) pada tahun 1947. Perayaan itu juga dirayakan sekaligus untuk merayakan hasil panen yang bertepatan dengan bulan September tanggal 15. Dan ternyata hal ini telah menyebar luas sampai ke berbagai provinsi. Pada tahun 1964, nama toshiyori no hi diganti menjadi keirou no hi untuk memperhalus pengucapan.

Mungkin minna belum pada tahu ya, mulai berapa tahun bisa disebut dengan roujin atau orang tua untuk keirou no hi ini? Jawabannya yaitu 60 tahun atau yang disebut kanroku. Mengapa usia 60 tahun? Usia 60 tahun itu biasanya berhenti untuk bekerja, alias pensiun. Jadi patokannya ke yang sudah pensiun, begitu.

Tapi ada juga yang beranggapan bahwa usia 60 an yang sudah punya cucu bisa disebut dengan orang tua juga.  Selain itu, orang yang sudah mulai dapat subsidi nenkin dari pemerintah(usia 60-65), biasanya dirayakan oleh kecamatan atau kelurahan setempat. Jadi kalau di Jepang itu, kalau usianya sudah memasuki 60 tahun itu otomatis akan diberikan nenkin atau tabungan yang diberikan pemerintah berasal dari pembayaran yang dilakukan seusia muda. Jadi seperti uang pensiunan ya, lumayan gitu walaupun engga selamanya juga.

Nah, untuk perayaannya ada macam-macam nih minna. Ada yang merayakan dengan makan-makan bersama satu keluarga di rumah atau di lestoran, ada juga yang memberi hadiah. Pemilihan hadiah juga perlu diperhatikan loh. Jika ingin mengirim makanan, pastinya yang rendah lemak dan rendah garam(demi kesehatan).

Untuk yang ingin mengirim kue juga perhatikan dahulu, apakah itu terlalu keras untuk dimakan atau terlalu empuk untuk dimakan. Pilih yang biasa-biasa saja(sesuai selera orang tua). Bisa juga mengirim barang, tapi harus disesuaikan ya , bisa dipakai buat sehari-hari atau tidak. Jangan sampai kita kasih barang yang tidak dibutuhkan oleh mereka ya.

Ya, mungkin kurang lebih seperti ini penjelasannya mengenai hari menghormati orang tua atau keirou no hi. Cintai nenek-kakek mu seperti orang tua sendiri ya. Soalnya tanpa nenek-kakek kita, tidak akan ada kita juga , kan?

Sumber

Leave a Reply