Kamu pasti sudah tidak asing dengan kata “watashi”. Ya, selain memiliki fungsi sebagai kata ganti orang pertama, “watashi” juga merupakan salah satu kata yang paling sering dipakai dalam pelajaran bahasa Jepang.

Tahukah kamu bahwa ada sembilan kata lain yang bisa menggantikan fungsi kata “watashi”? Sebelumnya kamu mengetahui terlebih dahulu tata cara pemakaian dan fungsi dari masing kata-kata ini, ya.


1. Watakushi (わたくし/私)

“Watakushi” merupakan bentuk sangat sopan dari “watashi”. Biasanya “watakushi” hanya digunakan dalam situasi yang sangat resmi seperti pertemuan bisnis atau pengumuman yang dibuat oleh anggota keluarga kaisar Jepang. Seperti “watashi”, “watakushi” dapat digunakan oleh pria maupun wanita.

“Watakushi” dan “watashi” memiliki karakter kanji yang sama, yaitu 私, hanya cara bacanya saja yang berbeda. Jadi tidak perlu bingung, ya.


2. Atashi (あたし)

 

Kata “atashi” umum digunakan oleh kaum wanita untuk menambahkan kesan imut dan feminin dalam percakapan. Kata ini hanya dapat digunakan dalam situasi tidak resmi.


3. Atakushi (あたくし)

Apabila kamu ingin menggunakan kata ganti orang pertama untuk perempuan dalam situasi resmi, maka gunakan “atakushi”. “Atakushi” memberikan kesan yang serupa dengan “watakushi”, hanya saja kata ini eksklusif digunakan wanita.


4. Boku (ぼく/僕)

“Boku” merupakan kata ganti orang pertama khusus untuk pria. Berbeda dengan “atashi”, “boku” dapat digunakan baik dalam situasi resmi maupun tidak resmi. Hanya saja “boku” dianggap terlalu kaku untuk digunakan di dalam lingkup pertemanan.


5. Ore (おれ/俺)

“Ore” merupakan kata ganti pria yang paling kasual. Kebanyakan pria Jepang lebih suka menggunakan kata ganti “ore” ketika berbicara di dalam lingkup pertemanan. Kata ini memiliki padanan kata お前 (omae) yang berarti “kamu”. 


6. Jibun (じぶん/自分)

“Jibun” memiliki arti harfiah “diri sendiri”. Kata ini umum digunakan di kalangan personil militer Jepang, namun belakangan juga digunakan di kalangan profesi lain seperti polisi, pemadam kebakaran, dan penjaga keamanan. Di daerah Kansai, “jibun” berfungsi sebagai kata ganti orang kedua (tidak resmi).


7. Uchi (うち)

Wanita di daerah Kansai lebih sering menggunakan kata “uchi” dibanding “atashi”. Namun berbeda dengan “atashi”, “uchi” tidak memberikan kesan imut atau feminin. Kata “uchi” yang merujuk kepada kata ganti orang pertama hanya ditulis dalam hiragana, jadi jangan tertukar dengan kata “uchi” lain ya. 


8. Washi (わし/儂)

Kata “washi” umum digunakan di daerah Kansai oleh pria lansia. Selain itu, kata ini sering digunakan oleh karakter pria tua dalam anime atau manga.


9. Ware (われ/我)

Lebih umum digunakan dalam bentuk  我々 (wareware) atau berarti “kami”, kata ini memiliki kesan lebih kaku dibandingkan 私たち (watashitachi) yang memiliki arti yang sama. “Wareware” digunakan dalam situasi resmi seperti presentasi bisnis, pidato, wawancara kerja, dan lain-lain.


Setelah mengenal sembilan pengganti kata “watashi” di atas, kira-kira kamu tertarik untuk pakai yang mana? Yang manapun pilihannya, tentunya harus diimbangi dengan latihan percakapan juga. Dengan ikut kursus bahasa Jepang di Aki no Sora, kamu bisa sekaligus berlatih percakapan dalam bahasa Jepang bersama pengajar-pengajar yang andal, loh.