Tahukah kamu bahwa orang Jepang ternyata sangat menghindari penggunaan kata あなた (anata)? 

Loh kok bisa? Bukannya “anata” berarti “Anda” atau “kamu”? 

Terus harus pakai kata apa, dong?

Benar sekali, tapi terdapat beberapa aturan dalam bahasa Jepang yang kamu wajib tahu. Ternyata hal-hal yang dianggap biasa ketika memanggil orang lain dalam bahasa Indonesia tidak berlaku dalam bahasa Jepang. Apa saja ya? Mari kita simak.


1. Jangan gunakan kata “kamu” kepada orang yang lebih tua, baru dikenal, atau tidak akrab.

Orang Jepang lebih suka menggunakan nama orang yang dimaksud, diikuti dengan honorifik formal ketika memanggil lawan bicara. Yang paling umum digunakan adalah ~さん (san).

Contoh kalimat :

これは田中さんのためものです。

(Kore wa Tanaka-san no tamemono desu)

“Ini adalah untuk kamu (Tanaka).”

元気です。さくらさんは。

(Genki desu. Sakura-san wa?)

“Aku baik-baik saja. Kalau kamu (Sakura)?”

Kamu boleh menghilangkan tuturan honorifik apabila lawan bicaramu setuju untuk menggunakan gaya bahasa informal. Meskipun lawan bicaramu lebih muda, sebaiknya minta persetujuan terlebih dahulu, ya. 

Secara umum, orang Jepang juga menghindari penggunaan kata ganti orang yang terlalu sering. Tidak perlu mengulang kata “aku” maupun “kamu” dalam setiap kalimat.


2. Cara memanggil orang asing

Apabila kamu tidak tahu nama seseorang atau sedang berbicara dengan orang asing, jangan panggil dengan sebutan “paman” atau “bibi”. Memang ada kata おじさん (ojisan) atau “paman”dan おばさん (obasan) atau “bibi” yang bisa digunakan secara umum, tapi dalam konteksnya kata-kata tersebut hanya bisa digunakan ketika membicarakan orang ketiga. Kamu tidak boleh menggunakan kedua kata tersebut untuk memanggil orang asing yang sedang berbicara kepadamu. Apabila hendak bertanya, cukup dengan kata あの〜 (anooo) atau すみません (sumimasen). 

Kamu juga tidak boleh menggunakan あなた (anata) kepada orang asing karena terkesan tidak sopan. Sebisa mungkin hindari penggunaan kata ganti orang langsung.


3. あなた (anata) adalah panggilan sayang

Pernah tidak kamu menyaksikan karakter perempuan dalam drama memanggil suaminya “anata”? Ya, ternyata selain berarti “Anda” atau “kamu”, あなた (anata) juga merupakan panggilan sayang yang umum dipakai seorang istri kepada suaminya. Mirip dengan panggilan “sayang” dalam bahasa Indonesia. Bahkan  あなた (anata) lebih sering dipakai sebagai panggilan sayang dibandingkan sebagai kata ganti orang kedua dalam keseharian orang Jepang.


4. Panggilan あなた (anata) bisa menghina status seseorang

Kalau kamu punya bos atau dosen orang Jepang, jangan pernah panggil dengan sebutan あなた (anata) karena dalam strata sosial orang Jepang あなた (anata) merupakan panggilan untuk orang yang statusnya sebaya atau sudah akrab. Selalu gunakan kata 先生 (sensei) untuk memanggil bos atau dosen.


5. Boleh gunakan あなた (anata) apabila…

Lawan bicaramu sebaya atau memang akrab denganmu. Meski demikian, orang Jepang lebih suka memanggil nama langsung apabila sudah sangat akrab, atau memakai panggilan akrab seperti ~ちゃん (chan) 、~くん (kun).

Ternyata banyak sekali peraturan mengenai kata あなた (anata) ya. Ketika belajar bahasa, selain meningkatkan kemampuan teknis, kita juga wajib mencari tahu mengenai budaya pemakaian bahasa dalam konteks kehidupan sehari-hari. 


Di Aki no Sora, kami tidak hanya mengajarkan mengenai kosakata tata bahasa Jepang saja, tapi juga cara pemakaian yang benar sesuai dengan budaya masyarakat Jepang. Mari belajar bahasa Jepang bersama Aki no Sora!